Sejarah Rengasdengklok, Penculikan Soekarno-Hatta Berakhir dengan Proklamasi Kemerdekaan

Rizal Bomantama
Soekarno-Hatta membacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Dok. Kemdikbud)

Soekarno-Hatta meminta agar Nishimura jangan menghalangi kerja PPKI dengan cara pura-pura tidak tahu. Melihat perdebatan yang panas itu, Maeda dengan diam-diam meninggalkan ruangan karena diperingatkan oleh Nishimura agar Maeda mematuhi perintah Tokyo dan dia mengetahui sebagai perwira penghubung Angkatan Laut (Kaigun) di daerah Angkatan Darat (Rikugun) dia tidak punya wewenang memutuskan.

Setelah dari rumah Nishimura, Soekarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No 1) guna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi. Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M Hatta, Achmad Soebardjo, dan disaksikan oleh Soekarni, BM Diah, Sudiro (Mbah), dan Sayuti Melik.

Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut menggunakan mesin ketik yang dipinjam dari kantor perwakilan Angkatan Laut (AL) Jerman milik Mayor (Laut) Dr Hermann Kandeler. Sebab mesin ketik yang dimiliki Laksamada Maeda bertuliskan huruf Jepang, bukan huruf latin. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti Melik.

Semula, pembacaan proklamasi rencananya akan dilakukan di Lapangan Ikada. Namun karena alasan keamanan akhirnya pembacaan teks Proklamasi dipindahkan ke kediaman Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur 56 (sekarang Jalan Proklamasi No 1).

Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani, dan Trimurti.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Kapolri Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026 di Surabaya, Kenang Proklamasi Polisi

2 bulan lalu

Kesenian Rakyat Meriahkan HUT ke-81 RI di Sarinah, dari Angklung hingga Tari Topeng Kolosal

2 bulan lalu

Sosok Kombes Jerrold Kumontoy, Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT RI di Istana

2 bulan lalu

Dubes Mesir Bangga Negaranya yang Pertama Akui Kemerdekaan Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal