Selidiki Penangkapan Pilot WNI di Filipina, Kapolri Berangkatkan Tim Khusus

Yohannes Tobing
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengerahkan tim khusus ke Filipina untuk menyelidiki kasus satu Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap otoritas Filipina. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kepala Divisi (Kadiv) Hubungan Internasional (Hubinter) Irjen Pol Krishna Murti untuk mengerahkan tim khusus ke Filipina. Tujuannya untuk menyelidiki kasus satu Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap otoritas Filipina.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan WNI yang ditangkap pihak otoritas bernama Anton Gobay yang diketahui bekerja sebagai pilot di Filipina. Mengetahui hal ini, Kapolri langsung memerintahkan anak buahnya untuk bergerak cepat melakukan penyelidikan ketat dan berkordinasi dengan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) serta polisi setempat. 

"Sesuai arahan pimpinan (Kapolri) bahwa hari ini tim dari Hubinter, Bareskrim, dan BIN berangkat ke Filipina untuk berkoordinasi dengan KBRI dan kepolisian Filipina melakukan joint investigasi untuk mendalami kasus tersebut," kata Dedi, Senin (9/1/2023)

Dedi mengungkapkan yang bersangkutan tidak dapat memberikan dokumen yang sah kepada pihak Filipina sehingga dilakukan penahanan. 

"Para pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen kepemilikan senjata api atau ilegal sehingga ditahan oleh polisi setempat guna proses lebih lanjut," ucapnya. 

Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti menjelaskan lokasi penangkapan sekitar dua jam perjalanan udara dari Manila. Atase Polri saat ini dalam perjalanan menuju lokasi untuk mengembangkan kerja sama penyelidikan lebih lanjut bersama kepolisian setempat.

"Keterangan selanjutnya akan disampaikan apabila ada perkembangan," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
5 jam lalu

Dasco Ungkap 8 WNI Gabung Tentara Rusia lewat Lowongan Satpam, Diiming-imingi Gaji Besar

10 jam lalu

WNI Diduga Jadi Korban TPPO di Jeju, Kemlu Koordinasi dengan Polisi Korsel

21 jam lalu

Ukraina Sebut 8 WNI Gabung Tentara Rusia, Ini Respons Kemlu RI

1 hari lalu

Geger! Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Gabung Tentara Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal