Tak hanya itu, perbedaan dengan tahun sebelumnya yang terakhir dilakukan pada 2010, pada kali ini menggunakan metode kombinasi yakni data registrasi yang relevan dengan sensus yang dilengkapi dengan sampel survei.
Setelah Sensus Online pada Februari-Maret 2020, akan dilanjutkan pada sensus wawancara pada Juli 2020. Sementara bagi yang tidak terdata via online, tahap berikutnya pendalaman data kependudukan secara sampling pada April 2021.
Sensus Penduduk 2020 dilakukan untuk menghasilkan data kependudukan yang akurat, mutakhir, dan terbaru. Data kependudukan yang akurat dan lengkap menjadi bagian yang sangat penting bagi perencanaan pembangunan nasional maupun pengambilan kebijakan di segala bidang.
Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Margo Yuwono mengatakan, Sensus Penduduk 2020 juga akan mengatasi kesimpangsiuran data selama ini. Kesimpangsiuran itu mengakibatkan kebijakan tidak optimal.
Menurut dia, tujuan sensus yaitu menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi dan karakteristik penduduk Indonesia menuju Satu Data Kependudukan Indonesia, baik secara de facto maupun de jure.