SETARA Institute Nilai Kasus Penyadapan Prabowo Alarm Keras Penyalahgunaan Kekuasaan

Tim iNews.id
Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - SETARA Institute mengapresisasi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto terkait penetapan dan penahanan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan tiga perwira tinggi Polri lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Tindakan tersebut dinilai merupakan peristiwa luar biasa serius. 

Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi mengatakan, kasus penyadapan terhadap Prabowo bukan sekadar perkara pidana, intersepsi ilegal, atau penghapusan data elektronik. 

"Kasus ini merupakan persoalan fundamental mengenai penyalahgunaan kekuasaan, pembajakan instrumen negara, dan ancaman terhadap prinsip negara hukum dan demokrasi," kata Hendardi dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).

Hendardi turut memberi penghargaan terhadap Kapolri Suyudi dan jajaran Bareskrim Polri yang berani mengungkap dan memproses perkara ini, sekalipun dugaan keterlibatan mengarah kepada mantan pimpinan tertinggi Polri.

"Keberanian untuk tidak melindungi mantan pejabat, senior, atau siapa pun yang diduga melanggar hukum merupakan prinsip mendasar penegakan hukum. Kapolri sudah mengambil tindakan tepat. Tidak boleh ada kekebalan hukum berdasarkan pangkat, jabatan, kedekatan politik, ataupun sejarah kekuasaan," ujarnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 jam lalu

Penyadapan Presiden Prabowo Terbongkar, Mahfud MD: Momentum Jenderal Suyudi Membersihkan Polri

10 jam lalu

Sakit Stroke! Irjen Slamet Uliandi Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo Tak Ditahan

11 jam lalu

Nyusul Listyo Sigit, Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Baru Penyadapan Prabowo

12 jam lalu

Peran Irjen Slamet Uliandi Tersangka Baru, Beri Izin Penyadapan dan Hapus Hasil Rekaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal