"Kemudian dari simulasi ini menunjukkan ada kecenderungan bila Prabowo dipasangkan dengan cawapres yang berlatar PDIP akan jauh lebih kuat dibanding dengan pasangan yang lainnya," tuturnya.
Untuk diketahui, survei ISC ini dilakukan pada tanggal 9-19 Agustus 2022 di 34 Provinsi Indonesia.
Adapun, jumlah sampel yang digunakan dalam survei ini sebanyak 1.520 responden.
Sementara itu, teknik pengambilan sampel yang dilakukan pada survei ini adalah multistage random sampling, dengan menerapkan margin of error sebesar ±2,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.