Sistem Kepercayaan pada Masa Praaksara

Komaruddin Bagja
Sistem kepercayaan pada masa praaksara (Foto: ilmu pelajaran)

2.Dinamisme 


Dinamisme merupakan kepercayaan terhadap benda-benda tertentu yang dianggap memiliki kekuatan supranatural, seperti pohon besar dan batu besar. Manusia purba pada masa pra-aksara tergantung pada kekuatan di luar diri mereka dan membutuhkan pertolongan dari benda-benda tersebut yang dianggap dapat memberi keselamatan.

3.Totemisme 


Sistem kepercayaan pada masa praaksara selanjutnya adalah totemisme. Totemisme adalah sistem kepercayaan yang meyakini bahwa hewan atau tumbuhan tertentu memiliki kekuatan supranatural yang dapat memberikan keselamatan atau malapetaka kepada penganutnya. 

Manusia purba yang mempraktikkan totemisme memperlakukan hewan atau tumbuhan tersebut dengan rasa hormat dan tidak mengonsumsinya.

4.Politeisme


Sementara itu, politeisme adalah sistem kepercayaan yang mempercayai adanya banyak dewa atau entitas ilahi. Manusia pada masa praaksara mungkin menyembah atau memuja beberapa dewa yang berhubungan dengan aspek-aspek kehidupan mereka, seperti dewa matahari, dewa bumi, dewa kehidupan, dan lain sebagainya.

Sistem kepercayaan pada masa praaksara bervariasi di berbagai wilayah dan budaya. Faktor-faktor seperti lingkungan alam, kehidupan sehari-hari, dan interaksi sosial mempengaruhi perkembangan sistem kepercayaan tersebut.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Bagaimana Sistem Kepercayaan pada Masa Perundagian?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal