Soal Aliran Dana PLTU Riau-1 ke Munaslub, Golkar Siap Diaudit KPK

Aditya Pratama
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus. (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama)

Lodewijk menyatakan bahwa KPK sampai saat ini masih terus bekerja untuk mengungkap kasus tersebut. Dia percaya aliran dana suap yang kasusnya sedang ditangani di KPK tidak ada yang mengalir ke kas Golkar.

"Tapi andaikan temuan KPK menyatakan seperti itu ya kita lihat nanti. Pasti KPK sendiri akan periksa dan kita coba akan dalami. Yang jelas setelah diyakini dan dicek untuk SC maupun OC yang waktu itu bekerja tidak mendapatkan anggaran dari situ (suap PLTU Riau-1)," katanya.

Disinggung mengenai kedekatan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Yohanes Koco, Sekjen Partai Golkar tersebut menyebut kedekatan dua tokoh tersebut hanya sebatas bisnis. Komunikasi keduanya adalah biasa.

Lodewijk mengaku tidak mengetahui mengenai pertemuan antara Airlangga, Eni, Idrus, dan Yohanes Koco. "Cuma memang saat orang mengaitkan dengan musnaslub yang kebetulan itu Bu Eni itu adalah bendahara dari penyelenggara itu sendiri. Jadi korelasinya ingin kesana sebenarnya. Tetapi soal pertemuan itu saya tidak mendengarnya," katanya.

Editor : Azhar Azis
Artikel Terkait
10 jam lalu

KPK Panggil Ketua KPU Lombok Barat terkait Kasus Suap Bupati Lalu Ahmad Zaini

10 jam lalu

Jaksa KPK Ungkap Dugaan Pejabat Kemenhub Minta Fee 5 Persen untuk Menangkan Proyek Rp20,7 Miliar

3 hari lalu

Sita Rp1,5 Miliar, KPK Usut Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Pemkab Bogor

3 hari lalu

24 Anggota Panja DPR Diduga Minta 3.000 Riyal saat Dinas ke Saudi, Ini Langkah KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal