Soroti Demo Anarkis Pelajar, BPIP Sebut Pendidikan di Sekolah Masih Bermasalah

Kiswondari
Romo Benny (Foto: BPIP)

JAKARTA, iNews.id - Keterlibatan para pelajar dalam aksi unjuk rasa hingga terjadinya pengerusakan fasilitas publik disayangkan. Hal itu dinilai buah dari sistem pendidikan yang bermasalah.

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo menyebut perbuatan para pelajar melanggar adab dan etika.

"Jika pendidikan mereka terasupi dengan baik, tak akan ada perbuatan yang melanggar adab dan etika meski mereka turut kangsung dalam sebuah demo," kata Benny dalam keterangan persnya, Minggu (18/10/2020).

Benny menjelaskan, ini salah satu bentuk kegagalan dalam pendidikan kritis untuk membangun karakter pendidikan, sehingga anak-anak menjadi objek dari eksploitasi.

Karena, anak-anak itu sebetulnya kurang memahami masalah dan realita tapi lebih digerakkan oleh emosi dan solidaritas. Tindakan anarkis adalah pelanggaran terhadap hak publik yang mengancam rasa aman dan damai. Hak ini yang justru bertentangan dengan perbuatan sejumlah pelajar pada aksi demo.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
17 jam lalu

Pramono Bantah CCTV Dimatikan saat Kericuhan Demo 27 Agustus: Semua Termonitor

23 jam lalu

Heboh Pengawalan Iring-iringan Truk Massa saat Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Tidak Benar!

2 hari lalu

Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Kasus Kericuhan 27 Agustus: Polda Metro sedang Selidiki

2 hari lalu

Petisi Ahli Desak Polri Usut Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan Demo RUU Perampasan Aset

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal