Kiprahnya sebagai hakim konstitusi tak terlepas dari peran Ketua MK 2008-2013, Mahfud MD. Mantan menko polhukam itu berhasil menggugah hati Saldi Isra untuk mendaftar sebagai calon hakim konstitusi pada 2017.
2. Enny Nurbaningsih
Enny Nurbaningsih menjadi satu-satunya hakim konstitusi wanita yang mengadili sengketa Pilpres 2024. Dia dilantik oleh Jokowi menggantikan Maria Farida Indrati.
Awalnya, wanita kelahiran Pangkal Pinang 27 Juni 1962 itu bercita-cita sebagai guru. Akan tetapi takdir mengantarkannya berkarier sebagai hakim konstitusi.
Ketertarikan Enny pada bidang hukum sudah terlihat sejak duduk di bangku SMA. Saat itu, dia bertekad menjadi sarjana hukum.
Enny pun merantau ke Yogyakarta untuk menimba ilmu di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Pendidikannya selesai pada 1981.
Dia lalu melanjutkan pendidikan pascasarjana Hukum Tata Negara di Universtias Padjadjaran Bandung yang diselesaikan pada 1995. Studi doktoral kemudian diselesaikan Enny di Fakultas Hukum UGM pada 2005.
Enny tercatat membentuk Parliament Watch bersama Mahfud MD pada 1998 silam. Organisasi itu dibentuk untuk mengawasi parlemen sebagai regulator.