SPS: Perjanjian Dagang RI-AS terkait Digital Ancam Industri Media Nasional

Tim iNews
Presiden AS Donald Trump (foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Serikat Perusahaan Pers (SPS) menyatakan keprihatinan atas Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang ditandatangani di Washington DC pada 19 Februari 2026. Organisasi perusahaan pers tertua di Indonesia itu menilai, kesepakatan tersebut berpotensi mengancam kedaulatan digital dan keberlangsungan industri media nasional.

"Konsekuensi dimaksud yakni terhadap kedaulatan informasi, keberlangsungan jurnalisme nasional, dan keseimbangan demokrasi Indonesia," ujar Ketua Umum SPS, Januar P Ruswita dalam keterangan pers, Rabu (25/2/2026).

SPS memandang, perjanjian tersebut tidak sekadar mengatur hubungan dagang, tetapi memiliki implikasi luas terhadap tata kelola ruang digital nasional. Ketentuan mengenai perdagangan digital, arus data lintas batas, serta pembatasan kebijakan fiskal dinilai berpotensi membatasi ruang regulasi nasional.

Menurut SPS, ketentuan tersebut dapat menghambat penerapan kebijakan pajak digital yang adil sekaligus memperkuat dominasi korporasi teknologi global dalam distribusi informasi dan pendapatan iklan. Selama ini, perusahaan pers nasional diwajibkan mematuhi regulasi, membayar pajak, serta menjalankan fungsi publik, sementara platform global dinilai menikmati pasar Indonesia tanpa kewajiban yang setara.

SPS menilai kondisi tersebut menciptakan ketimpangan struktural yang justru berpotensi dilegalkan melalui perjanjian internasional. Karena itu, organisasi ini menaruh perhatian khusus pada sejumlah pasal dalam kesepakatan tersebut.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
21 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

22 jam lalu

Panas Lagi! Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz

24 jam lalu

Setelah Yordania, Rudal Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Uni Emirat Arab

1 hari lalu

Trump Posting Video AI AS Ngebom Pulau Kharg Iran: Hancur Berkeping-keping!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal