Suara Perindo Diduga Dialihkan ke Parpol Lain, Pengamat: Kejahatan Demokrasi Nyata Tak Bisa Ditoleransi

M Refi Sandi
Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan suatu kejahatan demokrasi yang nyata jika itu benar. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin merespons isu dugaan mengambil suara partai seperti Perindo, Partai Ummat, dan Partai Gelora ke salah satu partai politik (parpol). Tujuannya agar partai tersebut bisa lolos ke parlemen.

Menurutnya, sangat berbahaya jika itu benar terjadi dan suatu kejahatan demokrasi yang nyata tidak bisa ditolerir. Ujang menyarankan agar rakyat maupun parpol harus melawan terkait dugaan kecurangan tersebut.

"Ini bahaya ya kalau itu benar terjadi, kalau itu sampai terjadi ada pengalihan suara partai Perindo, Ummat, Gelora ke partai tertentu untuk lolos ke Senayan, ini kejahatan demokrasi yang nyata. Kejahatan demokrasi yang besar ini tidak bisa ditolerir," ujar Ujang kepada wartawan, Selasa (27/2/2024).

"Saya melihat kalau betul ini terjadi, dan dilakukan oleh siapapun untuk meloloskan partai tertentu ke senayan agar bisa lolos 4 persen dengan mencuri, mengambil alih suara partai yang tidak lolos ke senayan seperti Perindo, Ummat, Gelora maka ini bisa dikatakan sebuah kejahatan yang terencana sedang dilakukan pihak tertentu itu," tambahnya.

Ujang menyebut dalam konteks ini rakyat jangan tinggal diam, parpol juga jangan tinggal diam harus melek terbuka hati, matanya ini tidak boleh terjadi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Partai Perindo Salurkan Bantuan di Manggarai NTT, Ringankan Trauma Warga Pascagempa

10 hari lalu

Pengangguran Sarjana Capai 1 Juta, Perindo Dorong Sinergi Kampus, Industri dan Pemerintah

12 hari lalu

Partai Perindo Dorong UMKM dan Pendidikan Jadi Kunci Kesejahteraan di HUT Ke-81 RI

12 hari lalu

Angela Tanoesoedibjo Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Berharap Indonesia Semakin Kuat dan Bersatu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal