Suhu Indonesia Capai 34 Derajat, BMKG: Bukan Gelombang Panas hanya Cuaca Ekstrem

Dovana Hasiana
Suhu mencapai 34 derajat cuaca ekstrem di Indonesia bukan termasuk gelombang panas.  (foto: ist).

“Sehingga Indonesia akan merasakan cuaca panas pada bulan April, itu normal. Namun, suhunya memang terus mengalami peningkatan bila dibandingkan bulan April sebelumnya, ini terjadi karena pemanasan global,” imbuhnya. 

Sementara itu, Supari menyebutkan Indonesia secara khusus Jakarta, mulai mengalami penurunan suhu bila dibandingkan dengan bulan April. Menurutnya, tren penurunan tersebut akan berlanjut hingga September. Kemudian, cuaca panas kembali melanda pada bulan Oktober. 

Menurutnya, cuaca panas di Indonesia tidak menyebabkan kematian. Namun, masyarakat perlu waspada untuk mencegah terjadinya dehidrasi. 

“Cuaca panas tidak menyebabkan kematian, hanya mengurangi kenyamanan. Masyarakat perlu minum air putih 2 liter per hari untuk mencegah dehidrasi,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 hari lalu

Penyampaian Informasi Bencana Dinilai Sulit Dipahami, BMKG: Butuh Waktu 

1 hari lalu

Respons BMKG terkait Rencana Penggabungan dengan Badan Geologi

1 hari lalu

Prabowo Usul Gabungkan Badan Geologi dan BMKG, Anggota DPR: Lebih Efisien

1 hari lalu

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menurun, BMKG Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal