“Tim penjemput ke Myanmar di pimpin oleh Wakil direktur Tipidnarkoba Bareskrim polri bersama tim Divhubbinter tiba di Indonesia pukul 17.55 WIB,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan, Encek tiba di lobi Bareskrim Polri sekitar pukul 19.22 WIB. Dia terlihat digelandang dua anggota Polri dengan kedua tangan dalam keadaan diborgol.
Tangan Encek ditutupi menggunakan sebuah goodie bag berwarna biru. Setelah tiba, dia langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Eko mengatakan pemeriksaan terhadap Encek akan dilakukan setelah dia diserahkan kepada jajaran Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.
Narapidana tersebut selanjutnya dibawa ke Bareskrim Polri untuk menjalani proses pemeriksaan terkait pelariannya.