Tangkap Kasi Intel Bea Cukai, KPK: Ada Upaya Hilangkan Barang Bukti

Jonathan Simanjuntak
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya upaya menghilangkan barang bukti dalam perkara dugaan suap impor barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Hal itu menjadi salah satu alasan penangkapan Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC, Budiman Bayu Prasojo.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, pihaknya khawatir Budiman akan melarikan diri sekaligus menghilangkan barang bukti lain jika tidak segera diamankan.

"Kita khawatir dia akan juga menghilangkan bukti yang lainnya gitu. Di samping dia juga akan pergi ke mana gitu. Makanya dengan alasan-alasan subjektif itu, ya kita segera melakukan upaya penangkapan," ucap Asep Guntur Rahayu dikutip, Sabtu (28/2/2026).

Asep menegaskan, indikasi penghilangan barang bukti sudah terdeteksi penyidik. Salah satunya perintah memindahkan uang hasil dugaan korupsi dari satu safe house ke lokasi lain.

"Memang jelas bahwa ada upaya-upaya untuk menghilangkan bukti gitu kan, memindahkan gitu. Mungkin kalau ini tidak berharga, maksudnya tidak berharga itu bukan uang lah gitu ya. Ini sudah dimusnahkan mungkin, berupa dokumen apa gitu," katanya.

Sebelumnya, Budiman sempat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK saat kasus ini diusut. Namun, saat itu penyidik belum memiliki kecukupan alat bukti untuk menetapkannya sebagai tersangka.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
8 menit lalu

Nekat Selundupkan 25 Kg Narkoba ke Jakarta, Pilot Asal Malaysia Diringkus di Bandara Soetta

3 jam lalu

KPK Ungkap 57 LHKPN Mencurigakan, bakal Diperiksa Lebih Lanjut

17 jam lalu

KPK Tahan 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Jasindo, Termasuk Eks Direktur

18 jam lalu

Pimpinan KPK Kepikiran Harun Masiku Belum Tertangkap: Jangan-Jangan Sudah Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal