Tepis Anggapan Warga Papua Ingin TNI-Polri Ditarik, Mahfud MD: Yang Minta KKB

Riezky Maulana
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD. (Foto: Kemenko Polhukam).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyanggah tudingan yang selama ini banyak menyebut masyarakat Papua ingin TNI-Polri ditarik dari Papua. Mahfud balik menuding hal itu hanya akal-akalan kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) saja.

Hal itu dikatakannya usai secara resmi menerima hasil investigasi TGPF Intan Jaya yang telah bekerja selama kurang lebih 17 hari, terhitung tanggal 1 hingga 17 Oktober.

"Keliru kalau mengatakan orang Papua sudah meminta agar aparat TNI-Polri itu ditarik dari Papua. Yang minta begitu, kelompok kriminil bersenjata, Kelompok TPNPB. Itu kan mereka yang minta," kata Mahfud dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2020).

Dia menjelaskan, berdasar fakta yang ditemukan di lapangan, malah masyarakat Papua berkeinan agar TNI-Polri tetap berada di sana. Tujuannya, untuk mengamankan nereka dari gangguan keamanan.

"Kalau rakyatnya, rakyat papua itu justru perlu aparat untuk menjaga keamanan. Jadi tidak ada yang menolak kecuali KKB. Kalay rakyatnya justru minta adanya perlindungan yang bisa mengamankan mereka," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
13 jam lalu

Mahfud MD: Kasus Ijazah Gibran, KPU Bisa Dilaporkan Jalur Hukum Pidana

17 hari lalu

Cerita Biadabnya KKB, Video Call Keluarga Pegawai Kementan yang Ditembak Sambil Tertawa-Tawa

17 hari lalu

Bulog Pekerjakan Keluarga Pegawai Pertanian yang Gugur Ditembak KKB

19 hari lalu

TNI Ungkap Masih Ada Warga Disandera KKB di Papua, Operasi Pengejaran Diperketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal