Terdakwa Korupsi Chromebook Ibam Dukung Yaqut, Bangun AI Lacak Aliran Dana Kasus Kuota Haji

Jonathan Simanjuntak
Terdakwa korupsi pengadaan Chromebook, Ibrahim Arief alias Ibam. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Terdakwa korupsi pengadaan Chromebook, Ibrahim Arief alias Ibam, memberikan dukungan kepada mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang terseret perkara dugaan korupsi kuota haji. Ibam mengaku membangun kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu mengurai perkara yang menjerat Yaqut.

Ibam mengatakan, inisiatif tersebut muncul karena dia menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam kasus yang dihadapi Yaqut. Dia pun mencoba menggunakan teknologi AI yang sebelumnya dibangun untuk menganalisis perkara yang menjerat dirinya.

"Karena saya sudah bangun AI juga untuk perkara saya sendiri, saya mencoba berikhtiar untuk membantu Gus juga, ngebangun AI yang bisa mengurai ya semua perkara dan perkara Gus ini kompleks sekali," kata Ibam di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026).

Menurut Ibam, AI yang dikembangkannya dapat membantu menelusuri hubungan antarpihak, mengurai keterangan, hingga melacak aliran dana yang berkaitan dengan perkara kuota haji.

"Alhamdulillah memang bisa dilihat juga misalnya dari AI saya bisa melacak semua aliran dana yang ada dan ternyata ke Gus Yaqut sangat lemah sekali gitu dan bahkan sudah dicabut ya saya dengar dari tim PH," tutur dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
21 menit lalu

Yaqut Soroti Pihak yang Diduga Terima Uang Kasus Kuota Haji tapi Masih Saksi: Bisa Beli Villa

6 hari lalu

Sidang Kasus Kuota Haji, Auditor Itjen Kemenag Akui Tuduhan Fee Katering ke Gus Yaqut Cuma Rumor

13 hari lalu

Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Sebut Eks Menag Yaqut Tak Tahu soal Uang untuk Pansus DPR

13 hari lalu

Pengacara Eks Menag Yaqut Soroti Kesaksian soal Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal