Terungkap, Ada Jual Beli Rekening ke Kamboja di Sidang Lukas Enembe

Ariedwi Satrio
Sidang lanjutan kasus korupsi Gubernur Papuan nonaktif Lukas Enembe di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto MPI).

Maizunnandhib mengungkap bahwa banyak orang kampung di Jepara yang sengaja menjual identitasnya untuk pembuatan rekening. Warga yang rela identitasnya dijual untuk pembuatan rekening mendapat imbalan Rp700.000.

Sementara itu, Maizunnandhib menjual rekening ke Kamboja sebesar Rp1 juta. Ia dapat untung Rp300.000 dari setiap rekening yang dijual.

"Satu juta (imbalannya )," ungkap Maizunnandhib.

"Oleh siapa?," tanya Hakim Rianto.

"Dari Kamboja pak," jawab Maizunnandhib.

"Weh Kamboja, gila jaringan internasional ini. Judi pasti judi, narkotika dan lain-lain nih, Kamboja ya. Ada penjualan itu, sekarang, Kamboja itu, organ tubuh, bahaya saudara salah satu kayanya ini. Salah satu itu transaksi itu," kata Hakim.

Lebih lanjut, Maizunnandhib mengaku telah berhasil menjual sekira 500 rekening atas nama warga daerah Jepara ke Kamboja. Salah satu rekening yang dijual Maizunnandhib tersebut diduga digunakan untuk kebutuhan Lukas Enembe. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

KPK Periksa Ketua PBNU bidang Ekonomi terkait Kasus Haji, Dalami Dugaan Aliran Dana

Nasional
2 hari lalu

2 Terdakwa Kasus Jual Beli Gas Divonis 6 dan 5 Tahun Penjara

Nasional
5 hari lalu

Blak-blakan! Kuasa Hukum Buka Suara usai Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji

Nasional
5 hari lalu

Kasus Kuota Haji, KPK Terima Pengembalian Rp100 Miliar dari Biro Travel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal