Terungkap, Ada Jual Beli Rekening ke Kamboja di Sidang Lukas Enembe

Ariedwi Satrio
Sidang lanjutan kasus korupsi Gubernur Papuan nonaktif Lukas Enembe di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto MPI).

"Jadi pekerjaan sampingan saudara membuka, saudara menyuruh orang untuk membuat rekening, kemudian dijual?," Tanya Hakim Rianto merasa heran.

"Bukan menyuruh saya pak. mereka yang kadang mencari sendiri," ucap Maizunnandhib.

"Siapa?," kembali Hakim Rianto bertanya ke Maizunnandhib.

"Orang-orang kampung," ucap Maizunnandhib.

Maizunnandhib mengungkap bahwa banyak orang kampung di Jepara yang sengaja menjual identitasnya untuk pembuatan rekening. Warga yang rela identitasnya dijual untuk pembuatan rekening mendapat imbalan Rp700.000.

Sementara itu, Maizunnandhib menjual rekening ke Kamboja sebesar Rp1 juta. Ia dapat untung Rp300.000 dari setiap rekening yang dijual.

"Satu juta (imbalannya )," ungkap Maizunnandhib.

"Oleh siapa?," tanya Hakim Rianto.

"Dari Kamboja pak," jawab Maizunnandhib.

"Weh Kamboja, gila jaringan internasional ini. Judi pasti judi, narkotika dan lain-lain nih, Kamboja ya. Ada penjualan itu, sekarang, Kamboja itu, organ tubuh, bahaya saudara salah satu kayanya ini. Salah satu itu transaksi itu," kata Hakim.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kortas Tipikor Polri Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Proyek Pabrik Gula Assembagoes

57 tahun lalu

Bareskrim Dukung Penuh Kortas Tipikor Usut Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun Pemicu Blackout

57 tahun lalu

Pengamat Kecam Kasus Korupsi Seragam Sekolah Bupati Langkat: Rugikan Orang Tua Murid!

57 tahun lalu

Hakim Sarankan Jaksa Usut TPPU Kasus Nadiem Rp4,8 Triliun, Ini Respons Kejagung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal