Utas yang awalnya hanya berisi tulisan tersebut mendapat komentar dari akun anonim Hyperpoison. Akun itu menyertakan gambar dokumen yang disebut sebagai ijazah Jokowi. Dian mengaku tidak mengenal pemilik akun tersebut.
"Saya membuat sebuah utas yang menceritakan tentang perjalanan kuliahnya Pak Jokowi. Lalu kemudian setelah itu ada akun Hyperpoison namanya, berkomentar di dalam di utas itu," kata Dian Sandi di ruang sidang, Kamis (22/10/2026).
Dian mengatakan, dia kemudian mengunduh gambar yang disertakan dalam komentar tersebut dan mengunggahnya kembali ke akun X miliknya. Dia mengaku tidak memperoleh foto itu dengan melihat langsung dokumen fisik ijazah Jokowi.
"Dia berkomentar di situ lalu saya mendownload gambar tersebut atau ijazah tersebut dan saya posting ulang," ucapnya.
Sebelum mengunggahnya, Dian mengaku mencocokkan gambar tersebut dengan sejumlah informasi mengenai ijazah Jokowi yang diketahuinya. Dia menyebut menemukan kesamaan dengan gambar yang pernah dipublikasikan dalam acara reuni Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2022.