Terungkap, Kelompok Teroris Susupi BUMN untuk Incar Sumber Daya Negara

Feldy Utama
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR. (Foto tangkapan layar).

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkap adanya ancaman kelompok terorisme yang mampu menyusup ke institusi pemerintah. Salah satunya Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Kemudian serangan teror terhadap simbol-simbol negara pemanfaatan platform medsos baru dan ancaman infiltrasi jaringan teror ke institusi pemerintah," kata Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Selasa (25/1/2022).

Dia menyampaikan bahwa kelompok terorisme ini berupaya dapat mempengaruhi pegawai di BUMN untuk mendapatkan dukungan. Menurutnya, kelompok terorisme ini mengincar sumber daya yang dimiliki oleh negara.

"Karena strategi mereka juga sepertinya ingin mencoba mendapatkan dukungan dari unsur-unsur yang bekerja di sektor pemerintahan termasuk di Badan Usaha Milik Negara yang bisa saja mereka ingin memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh negara," ujarnya.

Oleh karena itu, tuturnya, BNPT berupaya mencegah penyusupan kelompok terorisme di institusi pemerintah ini melalui penguatan jiwa. Hal ini diterapkan di sektor pemerintahan dan BUMN.

"Oleh karena itu upaya upaya pencegahan jiwa kita laksanakan bersama kepada mereka-mereka yang berada di sektor pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara," pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
4 hari lalu

Danantara Tutup 364 BUMN yang Merugi demi Bidik Laba Ratusan Triliun

4 hari lalu

Rampingkan Ribuan Entitas BUMN, Danantara Bidik Laba Bersih Rp360 Triliun

4 hari lalu

Penembakan Brutal di Gereja Yordania, Polisi Tangkap 3 Orang

5 hari lalu

Gereja Yordania Ditembaki saat Upacara Pemakaman, 8 Orang Tewas

5 hari lalu

DPR Usul Revisi UU Kehutanan, Pelaku Karhutla Dimasukkan ke Golongan Teroris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal