Tim Forensik Bawa Sampel Jasad Sutrimo Orang Dekat Febrie ke Lab, Usut Dugaan Racun

Puteranegara Batubara
Ketua Tim Forensik, Ahmad Yudianto. (Foto: iNews)

Toksikologi merupakan pemeriksaan untuk mengetahui keberadaan zat beracun atau zat lain yang berpotensi membahayakan tubuh. Pemeriksaan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses penyelidikan untuk memastikan ada atau tidaknya zat tertentu yang berperan dalam kematian Sutrimo.

Tim forensik juga menelusuri informasi Sutrimo sempat ditemukan dalam kondisi mengeluarkan buih dari mulut dan hidung. Namun, saat jasad diperiksa dalam proses ekshumasi, buih tersebut sudah tidak ditemukan.

"Tapi kami mencoba melakukan tadi, pemisahan laboratorium mengambil dengan cara men-swab, apakah di situ masih ada sisa-sisa dari yang terkandung dari ini. Kita tunggu dari hasil laboratorium tersebut, apakah itu dari toksikologi ataupun dari pemeriksaan DNA-nya ataupun dari pemeriksaan histopatologinya," ujar Yudi.

Diketahui, kshumasi jasad Sutrimo dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Proses tersebut berlangsung lebih dari tiga jam, mulai pukul 09.30 WIB hingga 13.00 WIB.

Ekshumasi melibatkan tim dari Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, PDFMI, Laboratorium Forensik Polri, hingga unsur akademik. Autopsi ulang dilakukan untuk membantu memastikan penyebab kematian Sutrimo.

Polda Metro Jaya sebelumnya mengambil alih pengusutan kasus Sutrimo dari laporan yang masuk ke Bareskrim Polri dan Polresta Banyumas. Status perkara tersebut juga telah dinaikkan ke tahap penyidikan.

Namun, hingga kini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian Sutrimo.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
7 jam lalu

Tak Ada Tanda Kekerasan di Jasad Sutrimo Orang Dekat Febrie, Penyebab Kematian Masih Misterius

9 jam lalu

Pihak Febrie Adriansyah Bantah Sutrimo Karumga: Penjaga Rumah Kosong

19 jam lalu

Polisi Akhirnya Bongkar Makam Sutrimo, Ungkap Misteri Penyebab Kematian

20 jam lalu

Eks Jampidsus Febrie Berduka Sutrimo Meninggal, Serahkan Proses Hukum ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal