Tim Hukum Ganjar-Mahfud Ingin Bansos Pemerintah Diaudit demi Transparansi

Giffar Rivana
Tim Hukum Ganjar-Mahfud (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Tim Hukum Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis ingin penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah diaudit. Hal itu demi transparansi bansos yang menggunakan uang negara.

Diketahui, 4 menteri Kabinet Indonesia Maju menjelaskan soal penyaluran bansos di sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK). Bansos menjelang Pemilu 2024 menuai sorotan lantaran diduga memiliki kepentingan politik.

"Kalau saya pribadi dan mungkin teman-teman setuju dengan saya, bahwa kita perlu mengaudit pelaksanaan bansos, audit itu menandakan akuntabilitas, kita tidak berprasangka terhadap pemerintah, tapi audit itu demi transparansi, demi keadilan dan untuk kita semua sebagai pembelajaran," kata Todung di Gedung MK, Jakarta, Jumat (5/4/2024).

Todung menegaskan, audit bukan berarti pihaknya menolak bansos yang dibagikan kepada masyarakat.

"Ini bukan berarti kita menolak bansos, kita setuju bansos, tapi banyak hal-hal strategis kita ungkapkan, kita diskusikan," ucap Todung.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
22 jam lalu

Ahli KPU Ungkap Asal-usul Pasal 18 PKPU, Denny Indrayana Langsung Membantah

22 jam lalu

Sebut Sidang Ilegal, Rullyandi Tak Diizinkan Beri Keterangan Lisan di Gugatan Ijazah Gibran

24 jam lalu

Eks Ketua KPU Ungkap Awal Mula Pasal 18 PKPU yang Dipersoalkan dalam Gugatan Ijazah Gibran

24 jam lalu

Eks Ketua KPU Ungkap Alasan Tak Verifikasi Ulang Dokumen Pendidikan Gibran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal