Timbulkan Polemik, Partai Perindo Desak Kebijakan PPDB Zonasi Dievaluasi

Arif Budianto
Juru Bicara Nasional DPP Partai Perindo, Ike Suharjo, meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan PPDB zonasi karena menimbulkan polemik tiap tahun. (Foto: Istimewa)

Masalah lainnya adalah jumlah sekolah yang ada di tingkat desa hingga kecamatan di suatu daerah masih belum merata. Terdapat kesenjangan yang sangat tinggi antara jumlah pelajar dengan jumlah sekolah negeri.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Bogor, jumlah SD negeri ada sebanyak 1.583 sekolah. Sementara, SMPN hanya ada sekitar 92 sekolah.

“Siswa yang tidak diterima di sekolah negeri akhirnya terpaksa harus ke swasta atau bahkan tidak melanjutkan pendidikannya atau putus sekolah,” ungkap Bacaleg DPR dari Partai Perindo Dapil Sumatera Selatan II (Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Prabumulih, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir, Lahat, dan Empat Lawang) itu.

Oleh karena itu, kata dia, pemerintah perlu mengevaluasi secara menyeluruh agar ke depan PPDB tidak menimbulkan polemik atau kegaduhan di masyarakat. Pemerintah juga harus melibatkan seluruh stakeholder pendidikan agar dapat menghasilkan kebijakan yang menyelesaikan, bukan yang justru menambah masalah.  

Menurut Ike, PPDB sistem zonasi ini sudah bagus dan harus dipertahankan. Namun, agar tidak menimbulkan polemik dan kegaduhan di masyarakat, pemerintah juga perlu memperhatikan persebaran tenaga pendidik atau guru serta jumlah sekolah yang ada di suatu daerah.

Artinya, jumlah SD, SMP, hingga SMA negeri harus sama atau minimal mendekati. Hal ini agar kesenjangan antara jumlah pelajar dengan sekolah yang ada berkurang.

Namun jika jumlah SMP dan SMA negeri jumlahnya lebih sedikit dibandingkan jumlah SD negeri, maka akan terjadi kesenjangan. Lulusan SD pun akan banyak masuk sekolah swasta. 

“Bagi yang orang tuanya mampu mungkin tidak menjadi persoalan. Namun, bagi keluarga yang masuk kategori kurang mampu bagaimana? Tentunya akan sangat memberatkan," kata Ike.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Sekjen Perindo Hadiri Peresmian Sekber GKSR Partai Non-Parlemen: Upaya Konsolidasi Lebih Intens

Nasional
5 hari lalu

Sekjen Perindo Hadiri Peresmian Kantor DPP Hanura, Harap Sinergi Politik Terus Terjaga

Nasional
8 hari lalu

GKSR Miliki Sekber, Partai Perindo: Tempat Konsolidasi Partai Nonparlemen Jadi Satu Kekuatan

Megapolitan
14 hari lalu

Pemprov DKI Serahkan 6.050 Ijazah Tertahan di 2025, Dina Masyusin Dorong Program Pemutihan Diperluas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal