TNI Konsultasi Dugaan Tindak Pidana Ferry Irwandi, TAUD: Ini Bentuk Teror!

Jonathan Simanjuntak
Anggota Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) Nena Hutahaean dalam acara Interupsi, Kamis (11/9/2025). (Foto: screenshot)

JAKARTA, iNews.id - Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) merespons upaya Komandan Satuan (Dansat) Siber TNI, Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring yang mendatangi Polda Metro Jaya untuk berkonsultasi terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan CEO Malaka Project, Ferry Irwandi

TAUD menilai bahwa sikap Jenderal bintang satu itu merupakan upaya membangun iklim masyarakat Indonesia untuk tidak boleh berpendapat. Sikap itu dinilai sebagai salah satu bentuk teror.

"Iklim yang mau dibangun ialah iklim tidak boleh berpendapat," ujar Anggota TAUD, Nena Hutahaean dalam program INTERUPSI, Kamis (11/9/2025).

Menurut Nena, prajurit TNI itu sudah melampaui tugas dan wewenangnya. Belum lagi, sebuah institusi tidak bisa melaporkan pasal pencemaran nama baik.

"Jadi selama ini bagaimana bentuk kita mengawasi bentuk kebijakan pemerintah, apa yang disebut partisipasi bermakna masyarakat mengawasi kebijakan jawabannya akan seperti ini, kita dilaporkan akan pasal-pasal yang memang sebenarnya itu nggak bisa dipakai," tutur dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
7 jam lalu

Prabowo Bangga TNI-Polri Bangun 3.395 Jembatan hingga 3.000 Sumber Air Bersih: Memberi untuk Rakyat

1 hari lalu

Penampakan Pasukan Berkuda hingga Formasi Helikopter pada Gladi Kotor Upacara HUT ke-81 RI di Monas

2 hari lalu

Koalisi Sipil Dorong Kejelasan Peran TNI-Polri Jaga Keamanan Masyarakat

3 hari lalu

DPR Rapat Bareng Kapolri Hingga Panglima TNI, Bahas Kondisi Keamanan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal