TNI Pastikan Program Dedi Mulyadi Bukan Militerisme, Siswa Tak Diajari Menembak

Jonathan Simanjuntak
Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan program Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengirim siswa nakal ke barak militer bukan bentuk militerisme. Dia memastikan para siswa tidak diajarkan menembak.

"Tidak semua disiplin itu militer, dia (siswa) tidak diajarkan menggunakan senjata, tidak kita ajari cara nembak atau membunuh, enggak ada," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi, dikutip Jumat (9/5/2025).

Dia menegaskan pembinaan disiplin tidak mesti harus dikaitkan dengan militerisme. Menurutnya, stigma pendekatan militer untuk mendidik anak harus diubah.

"Kalau cuma bangun jam 04.30 pagi terus kemudian salat dan senam pagi kan artinya menurut saya bukan militerisme. Pendidikan disiplin aja, gerakan disiplin," ungkap dia.

Kristomei juga menjamin prajurit yang ditugaskan membina para siswa tidak akan menggunakan metode kekerasan. Dia juga memastikan TNI bakal memecat dan memidanakan prajurit yang tega membina anak menggunakan kekerasan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
8 jam lalu

Jet Tempur Rafale hingga F-16 Siap Meriahkan Atraksi Udara HUT ke-81 RI

2 hari lalu

TNI Kerahkan Para Prajurit hingga Pesawat Hercules, Bantu Korban Gempa M7,7 NTT

4 hari lalu

Prabowo Bangga TNI-Polri Bangun 3.395 Jembatan hingga 3.000 Sumber Air Bersih: Memberi untuk Rakyat

5 hari lalu

Penampakan Pasukan Berkuda hingga Formasi Helikopter pada Gladi Kotor Upacara HUT ke-81 RI di Monas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal