JAKARTA, iNews.id - TNI mengungkap sejumlah warga sipil masih disanderakelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas terkait kasus penyanderaan warga di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
"Iya, itu masih disandera, belum kembali. Itulah kelakuan mereka, anak-anak kecil intelijen dari mana? Itu kan klaim mereka aja untuk menakut-nakuti kita semua, masyarakat," ujar Nas saat ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (20/9/2026).
Sebelumnya, sembilan perempuan dilaporkan dibawa kelompok bersenjata di Distrik Jila. Satu di antaranya telah berhasil dievakuasi ke Timika pada 14 September 2026 untuk mendapatkan perawatan medis.
Nas mengatakan, situasi keamanan di Papua belakangan juga mengalami peningkatan eskalasi. Beberapa warga dilaporkan tewas ditembak oleh kelompok bersenjata.
Menurutnya, klaim bahwa warga yang tewas merupakan mata-mata TNI tidak dapat dibenarkan. Nas menyebut para korban merupakan warga sipil yang bekerja mencari nafkah dan turut membantu perekonomian masyarakat di Papua.