Lifting minyak bumi ditetapkan 612,5 ribu barel per hari, sedangkan lifting gas bumi mencapai 954 ribu barel setara minyak per hari. Angka asumsi makro tersebut sebelumnya telah disepakati pemerintah bersama Banggar DPR dalam pembahasan RAPBN 2027.
Sebelumnya, Badan Anggaran DPR RI bersama pemerintah menyepakati RUU APBN Tahun Anggaran 2027 dalam Pembicaraan Tingkat I. RUU tersebut kemudian dibawa ke Pembicaraan Tingkat II dalam Rapat Paripurna DPR RI.
Wakil Ketua Banggar DPR RI Muhidin Mohamad Said mengatakan kesepakatan tersebut menjadi tahapan penting dalam penyusunan APBN 2027. Dia menyebut pertumbuhan ekonomi pada 2026 diharapkan dapat mencapai lebih dari 5,4 persen.
Capaian tersebut, lanjut dia, diharapkan menjadi pijakan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027 melalui dukungan berbagai program dalam APBN.
“Sudah sahkan seluruh APBN kita tingkat pertama dan sudah sepakat semua menerima APBN yang sudah kita sepakati dan selanjutnya akan dibawa ke paripurna,” ujar Muhidin kepada Parlementaria usai Rapat Kerja Banggar DPR RI bersama pemerintah di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).