Ukraina Sebut 8 WNI Gabung Tentara Rusia, Ini Respons Kemlu RI

Binti Mufarida
Ilustrasi pasukan Rusia (foto: Kemhan Rusia via AP)

"Tidak merepresentasikan kebijakan maupun posisi Pemerintah Indonesia," ujar Yvonne.

Pemerintah Indonesia juga akan mendalami kemungkinan adanya unsur penipuan hingga eksploitasi terhadap WNI. Apabila WNI menjadi korban penipuan, Indonesia akan mengambil langkah pelindungan sesuai dengan ketentuan hukum.

"Pemerintah Indonesia mengimbau WNI untuk berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di wilayah konflik maupun tawaran yang berpotensi melibatkan mereka dalam kegiatan militer negara asing," kata Yvonne.

Sebelumnya, Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU) mengungkap setidaknya delapan warga negara Indonesia (WNI) direkrut angkatan bersenjata Rusia untuk berperang melawan Ukraina.

Informasi tersebut disampaikan FISU melalui keterangan resminya belum lama ini. Badan intelijen Ukraina itu menyebut telah memperoleh dokumen mengenai sedikitnya delapan WNI yang direkrut ke dalam barisan tentara Rusia.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
15 jam lalu

Geger! Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Gabung Tentara Rusia

15 jam lalu

Banjir Bandang Dahsyat di Nepal, Kemlu: 51 WNI Dipastikan Aman

2 hari lalu

Prabowo Dijadwalkan Bertemu Putin di Rusia 3 September, Bahas Apa?

2 hari lalu

Banjir Bandang Dahsyat Nepal, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal