Update! 333.470 Kasus ISPA akibat Karhutla, 75.172 Menyerang Balita

Muhammad Sukardi
Kabut asap menyelimuti Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (21/10/2026). (Foto: iNews).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 333.470 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak 18 Agustus hingga 21 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 75.172 kasus menyerang anak usia 0–5 tahun atau balita.

Berdasarkan data Kemenkes per 21 Oktober 2026, kasus ISPA tersebut tersebar di 68 kabupaten/kota di tujuh provinsi terdampak karhutla. Sementara itu, sebanyak 258.298 kasus lainnya tercatat pada kelompok usia di atas lima tahun.

Lonjakan kasus ISPA ini menjadi perhatian di tengah pencemaran udara akibat asap karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Paparan asap dapat memicu gangguan pernapasan, terutama pada kelompok rentan seperti balita dan lanjut usia.

Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes, Then Suyanti, mengatakan pemerintah pusat dan daerah telah menyiapkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan untuk menangani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

"Untuk penyiapan layanan kesehatan, tentunya kita cek bagaimana kesiapan pos layanan kesehatan, seperti di seluruh puskesmas di wilayah terdampak yaitu ada 1.691 puskesmas yang kita siagakan," ujar Suyanti dalam keterangan resmi, Jumat (23/10/2026).

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
1 hari lalu

Miris! 70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Paru Terancam Rusak

1 hari lalu

70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Puan Maharani Desak Pengobatan Gratis

2 hari lalu

Asap Karhutla Ancam Kesehatan Masyarakat, Ini 6 Kelompok Rentan Terkena ISPA

3 jam lalu

Karhutla Disebut Terorisme Ekologis, Ahmad Alimuddin Desak Polri Tangkap Pemilik Perusahaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal