Usulan Pemakzulan Gibran Dinilai Tak Berdasar, Ini Penjelasannya

Ari Sandita Murti
Usulan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai tak berdasar. (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Rakyat Millenial Indonesia, Nasrudin merespons kabar usulan pemakzulan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Ia menilai, usulan tersebut bukan hanya tidak berdasar, tapi bentuk halusinasi politik.

"Kita sedang bicara soal negara, bukan sedang main game. Mengusulkan pemakzulan wakil presiden yang sah hanya karena tak puas dengan putusan Mahkamah Konstitusi, itu seperti membanting papan catur karena kalah langkah, bukan karena aturan mainnya yang keliru," kata Nasrudin melalui keterangannya, Jumat (6/6/2025).

Menurutnya, usulan tersebut dianggap sebagai sandiwara konstitusional yang tidak hanya mempermainkan demokrasi, tetapi juga merupakan drama politik berlebihan dan miskin dasar hukum. Bahkan, mengarah pada pembajakan logika hukum.

"Kalau setiap ketidaksukaan bisa dijadikan alasan untuk memakzulkan, lalu apa gunanya kita menggelar pemilu yang mahal dan melelahkan? Cukup kumpulkan tanda tangan, bangun opini saja. Praktis memang, tapi itu bukan demokrasi namanya, itu manipulasi berkedok aspirasi," tuturnya.

Dia menambahkan, putusan MK bersifat final dan mengikat sebagaimana diatur dalam konstitusi. Oleh karena itu, tidak bisa dijadikan dasar untuk melakukan pemakzulan tanpa pelanggaran berat sebagaimana diatur dalam Pasal 7B UUD 1945.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Rusia hingga Prancis, Disambut Gibran

Nasional
4 hari lalu

Dosen UNJ Ubedilah Badrun Dilaporkan ke Polisi terkait Pernyataan Prabowo-Gibran Beban Bangsa

Nasional
5 hari lalu

Anwar Usman usai Pensiun dari MK: Putusan 90 Bukan Pintu untuk Gibran

Nasional
5 hari lalu

Survei Poltracking: 74,9 Persen Publik Puas terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal