Usut Dugaan Manipulasi Jual Beli Rumah oleh Rafael Alun, KPK Periksa Saksi dari Swasta

Ariedwi Satrio
KPK menduga mantan Pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Rafael Alun Trisambodo (RAT) memanipulasi transaksi jual beli rumah. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga mantan Pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Rafael Alun Trisambodo (RAT) memanipulasi transaksi jual beli rumah. Manipulasi transaksi jual beli tersebut diduga untuk menghindari kecurigaan aparat penegak hukum.

Dugaan manipulasi transaksi jual beli rumah tersebut kemudian didalami penyidik lewat satu orang saksi pada Selasa (2/5/2023). Saksi tersebut yakni pihak swasta bernama Hirawati. Dia diduga mengetahui proses jual beli rumah yang disamarkan oleh Rafael Alun Trisambodo.

"Hirawati (swasta), saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan adanya transaksi jual beli rumah yang disamarkan oleh tersangka RAT dengan memanipulasi beberapa item transaksinya," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Rabu (3/5/2023).

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan mantan Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo (RAT) sebagai tersangka penerimaan gratifikasi terkait pemeriksaan perpajakan di DJP. Rafael diduga menerima gratifikasi sebesar 90.000 dolar Amerika Serikat atau setara Rp1,34 miliar.

Rafael Alun menerima uang sebesar Rp1,34 miliar tersebut selama bertugas di DJP Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Gratifikasi tersebut diduga berkaitan dengan pemeriksaan perpajakan pada Ditjen Pajak Kemenkeu.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
5 jam lalu

Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, TNI Siap Tindak Lanjuti Informasi KPK

13 jam lalu

Hercules Beberkan Alasan Kembalikan Rp800 Juta ke KPK: Biar Diusut Asal-usulnya

18 jam lalu

Hercules Kembalikan Rp800 Juta ke KPK, Boyamin: Menurut Saya Uang Halal

21 jam lalu

Eksklusif! Hercules Ungkap Asal Usul Rp800 Juta yang Dikembalikan ke KPK, Singgung Uang Persahabatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal