Vaksin Dinilai Bermanfaat Besar Lindungi Masyarakat

Kurnia Illahi
Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kemenkes, R Vensya Sitohang dalam dialog bertajuk, Vaksin : Melindungi Diri, Melindungi Negeri di Media Center KPCPEN, Kamis (1/10/2020). (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat dinilai tidak perlu takut untuk vaksinasi. Sejak abad ke-18 vaksinasi atau imunisasi telah terbukti memiliki tingkat keberhasilan tinggi dalam melindungi manusia.

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) R Vensya Sitohang mengatakan, vaksinasi memberikan kekebalan tubuh dari berbagai macam penyakit. Contoh keberhasilan vaksin, yaitu pencegahan penularan penyakit cacar di era 1980-an.

”Jangan takut imunisasi karena kualitas terjaga dan tentunya dari mulai registrasi hingga pembuatan terjaga. Dikawal juga oleh WHO dan tentunya pelaksanaan di Indonesia juga dikawal BPOM,” ujar Vensya saat menjadi pembicara dalam dialog bertajuk, Vaksin : Melindungi Diri, Melindungi Negeri di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), dan disiarkan secara daring, Kamis (1/10/2020).

Dia menuturkan, berbagai macam penyakit telah tersedia vaksinnya, mulai dari cacar, polio, TBC, pneumonia, tetanus, campak, rubella, Hepatitis B, difteri, japanese enchephalitis, pertusis, dan terbaru kanker mulut rahim. Termasuk tetanus ibu melahirkan dan bagi baru lahir yang sudah berhasil dihilangkan pada 2016 lalu. Juga ada penyakit maternal dan neonatal.  

"Pengembangan vaksinasi ini tidak pernah berhenti. Karena itu dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan agar semua yang menjadi sasaran imunisasi bisa mendapatkan haknya dan mendapatkan imunisasi agar terhindar dari penyakit yang dapat di cegah melalui imunisasi," tuturnya. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Health
1 bulan lalu

Anak yang Diimunisasi Lebih Cerdas Dibanding Teman-temannya? Ini Faktanya!

Buletin
3 bulan lalu

KLB Campak di Sumenep: Pemkab Gelar Imunisasi Masal, 17 Anak Meninggal Dunia  

Health
3 bulan lalu

Penyebab Campak Bisa Mematikan, Dokter: Tidak Vaksin MR

Health
3 bulan lalu

Penyebab Sumenep KLB Campak dengan 2.035 Kasus, Kemenkes Buka Suara!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal