Vaksin Tifoid Pertama Buatan Indonesia Resmi Diluncurkan, BPOM Approved!

Muhammad Sukardi
Kepala BPOM Taruna Ikrar. (Foto: Istimewa)

Ketua Panitia Med-Expo FKUI 2026 Mohammad Kurniawan mengatakan, keberhasilan menghadirkan vaksin tifoid produksi dalam negeri menunjukkan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, industri, dan masyarakat dalam menjawab tantangan kesehatan nasional.

"Indonesia menghadapi tantangan kesehatan yang kompleks, mulai dari beban ganda penyakit hingga tuntutan resiliensi vaksin. Tidak ada satu sektor pun yang bisa bergerak sendiri, kita butuh sinergi antara akademisi, pemerintah, industri, dan masyarakat. Peluncuran One Health Indonesia Ecosystem dan Vaksin Bio-TCV hari ini adalah bukti nyata keberhasilan kolaborasi tersebut," katanya.

Secara medis, hasil uji klinik menunjukkan vaksin Bio-TCV memiliki efikasi dan keamanan yang baik. Hampir seluruh peserta uji klinik, mulai dari bayi, anak hingga dewasa, mengalami peningkatan kadar antibodi hingga empat kali lipat dibandingkan sebelum vaksinasi dan bertahan hingga satu tahun. 

Vaksin ini juga telah disetujui untuk diberikan kepada bayi mulai usia enam bulan hingga orang dewasa dengan dosis tunggal 0,5 mL melalui injeksi intramuskular.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 hari lalu

BPOM Tegaskan Jangan Percaya Jamu dengan Klaim Sembuh Seketika, Ini Alasannya!

4 hari lalu

BPOM Bongkar TikTok Jadi Platform dengan Penjualan Kosmetik Ilegal Tertinggi

2 bulan lalu

Vape Ancam Jutaan Anak Indonesia, BPOM: Jangan Anggap Rokok Elektronik Lebih Aman

2 bulan lalu

Gawat! BPOM Ungkap 5 Juta Anak Indonesia Jadi Perokok Aktif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal