Viral Air Laut Perairan Banten Surut Picu Kekhawatiran Tsunami, Ini Penjelasan Badan Geologi

Binti Mufarida
Badan Geologi memastikan fenomena air laut surut yang viral di Banten tidak berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Instagram)

“Artinya, bisa disimpulkan bahwa surut laut pada tanggal 6 September 2022 itu tidak ada kaitan langsung dengan erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujarnya.

Athanasius menjelaskan, air laut yang surut memang dapat menjadi salah satu tanda awal terjadinya tsunami. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta berarti tsunami akan terjadi.

Menurutnya, terdapat karakteristik tertentu yang membedakan surut air laut akibat kondisi normal dengan surut yang berkaitan dengan tsunami.

“Satu, surut laut dia berlangsung dengan sangat cepat, artinya surut dengan sangat cepat dan jauh lebih jauh daripada surut normal, surut pasang surut biasa,” ucapnya.

Meski fenomena air laut surut yang viral tersebut tidak berkaitan dengan erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi mengakui aktivitas gunung api tersebut secara historis memang dapat memicu tsunami. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Tim SAR Perluas Pencarian Jurnalis iNews dan 4 Wartawan di Selat Sunda, Sisir Lewat Laut dan Udara

1 bulan lalu

BNPB Sebut Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Kini Mengarah ke Laut Hindia: Lampung-DKI Kondusif

1 bulan lalu

Sejarah Munculnya Gunung Anak Krakatau, Lahir dari Bawah Laut usai Sang Ibu Mengamuk Dahsyat

1 bulan lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Penyeberangan Laut Merak-Bakauheni Aman?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal