Viral Azan Jihad, Ulama NU: Tidak Ada Tuntunan, Pemerintah Wajib Menghentikan

Kastolani Marzuki
Pengurus Lembaga Dakwah PBNU Ustadz Abdul Muiz Ali. (Foto: Repro.dakwahnu)

Direktur Aswaja NU Center PCNU Jatim, KH Ma'ruf Khozin mengatakan, kalimat adzan sudah pakem diajarkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. "Kalau pun ada Sahabat Bilal menambah Azan saat Subuh itu pun karena Nabi masih hidup dan menyetujui," katanya dalam postingannya di @ma'ruf khozin.

Ulama muda NU ini menjelaskan, di zaman Nabi sudah ada jihad, namun tidak ad riwayat yang mengganti kalimat adzan dengan seruan jihad. "Apa Nabi pernah memasukkan kata Jihad dalam Azan? Kalau mau Jihad mbok ya dibekali dengan ilmu dulu," ucapnya.

Kiai Ma'ruf Khozin menerangkan, menambah kalimat adzan yang bukan pada konteksnya hukumnya makruh.
ﻳﻜﺮﻩ ﺃﻥ ﻳﻘﺎﻝ ﻓﻲ اﻷﺫاﻥ ﺣﻲ ﻋﻠﻰ ﺧﻴﺮ اﻟﻌﻤﻞ

Makruh mengucapkan dalam azan "Mari menuju pada amal terbaik"

ﻗﺎﻝ اﻟﺒﻴﻬﻘﻲ ﻟﻢ ﺗﺜﺒﺖ ﻫﺬﻩ اﻟﻠﻔﻈﺔ ﻋﻦ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻨﺤﻦ ﻧﻜﺮﻩ اﻟﺰﻳﺎﺩﺓ ﻓﻲ اﻻﺫاﻥ ﻭاﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ

Al-Baihaqi berkata: "Tidak ada riwayat Sahih redaksi ini dari Nabi shalallahu alaihi wasallam. Kami tidak suka dengan tambahan dalam azan" (Al-Majmu' 3/98).

Editor : Kastolani Marzuki
Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal