"Jadi untuk KN SAR Tetuka sendiri itu melakukan searching di sekitaran Anak Gunung Krakatau dari Panaitan dan sempat tadi melakukan monitoring kurang lebih 4 km dari Anak Gunung Krakatau," kata Kepala Kantor Basarnas Banten Al Amrad, dikutip Rabu (16/9/2026).
"Dan menurunkan sekoci, menurunkan srider untuk melakukan searching dengan informasi yang didapatkan pada tanggal 13 yang beredar di Instagramnya," imbuhnya.
Amrad menyebut pihaknya telah mengecek lokasi sebagaimana informasi dalam video drone yang dibagikan di media sosial. Dia memperkirakan drone tersebut terbang dengan jarak kurang lebih 500 meter dari daratan Gunung Anak Krakatau.
"Jadi teman-teman di lapangan bermain dengan waktu untuk memastikan dengan information yang kami dapatkan dan setelah mereka melakukan ee cross-check tentang informasi tersebut, itu hasilnya nihil," ucapnya.
Karena belum membuahkan hasil, pencarian kembali diperluas dengan berbagai sektor. Pencarian kembali digelar pada Rabu (16/9/2026) pagi.