Viral Jemaah Aolia Gunung Kidul Rayakan Lebaran Paling Awal, Ini Tanggapan PBNU

Binti Mufarida
Ketua PBNU, KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) mengkritik ibadah Jemaah Aolia yang tidak menggunakan sumber yang jelas (Foto: nu.or.id)

Dia mengimbau masyarakat di Gunung Kidul untuk mengambil tuntunan agama dari para ulama yang kredibel dan dapat mempertanggungjawabkan ajarannya berdasarkan syari’at Islam yang diterima secara luas.

“Agama itu tuntunan dan ajaran yang berlaku untuk masyarakat umum. Maka tidak bisa seseorang  secara asal-asalan ngaku sudah komunikasi langsung dengan Gusti Allah. Pengakuan semacam itu tidak sah dan tidak boleh dijadikan dasar tuntunan agama,” ujarnya.

Gus Fahrur mengingatkan bahwa masyarakat tidak boleh mudah percaya pada individu yang mengaku memiliki hubungan khusus dengan Allah SWT tanpa menunjukkan ilmu dan kesesuaian dengan syari’at. Kemampuan menghadirkan hal-hal ajaib tidak lantas menunjukkan keistimewaan di hadapan Allah SWT.

“Masyarakat jangan terkecoh oleh keanehan atau kesaktian individu. Orang yang dapat menghadirkan hal-hal ajaib sekalipun itu tidak berarti dia memiliki keistimewaan dihadapan Gusti Allah SWT. Karena tukang sulap dan tukang sihir juga bisa melakukannya,” katanya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
11 jam lalu

Diperiksa Polisi 4 Jam, Korban Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan!

11 jam lalu

Korban Betrand Peto Bantah Kerja sebagai LC, Ini Pengakuan Selengkapnya!

12 jam lalu

Kronologi Lengkap Aisar Khaled Dipolisikan Kasus Dugaan Penipuan dan TPPU, Abaikan Somasi!

13 jam lalu

Aisar Khaled Dipolisikan atas Dugaan Penipuan dan TPPU Rp5,7 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal