Virus Korona Mengganas, Muhammadiyah Minta Pemerintah Pulangkan Mahasiswa RI di Wuhan

Irfan Ma'ruf
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti. (Foto: iNews.id).

Virus korona pertama kali muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei pada akhir 2019. Virus itu lantas menginfeksi warga dan menyebar ke sejumlah negara. Jumlah korban di China terus melonjak. Hingga Senin (27/1/2020), sebanyak 80 orang meninggal dan 2.744 positif terjangkit.

Komisi Kesehatan Nasional menyatakan, korban meninggal terbaru yakni 24 orang seluruhnya berasal dari Provinsi Hubei. Otoritas China telah mengarantina Hubei. Seluruh operasional transportasi dihentikan dan warga dilarang ke luar kecuali untuk kebutuhan sangat mendesak. Operasi ini belum pernah terjadi sebelumnya yang berdampak pada pergerakan puluhan juta orang.

Untuk diketahui, sejumlah negara telah mengirimkan pesawat untuk menjemput warga negaranya yang kini berada di Wuhan. Langkah ini antara lain dilakukan Jepang, Amerika Serikat, hingga Perancis. 

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
12 jam lalu

China Investasi Perdana di IKN Senilai Rp1,25 Triliun, Bangun Apartemen hingga Perkantoran

2 hari lalu

Polri dan Polisi China Saling Tukar Buronan: 3 WN China Diserahkan, 1 WNI Dibawa Pulang

6 hari lalu

Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Iran

6 hari lalu

Kebakaran Pabrik Sepatu China Tewaskan 28 Pekerja, Presiden Xi Jinping Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal