Warga Madura Ingin Jokowi "Pole", Bukan Jokowi "Mole"

Zuhairi Misrawi

Begitu pula, program sertifikat tanah, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, PKH, dan lain-lainnya telah memberikan manfaat bagi warga Madura. Oh ya saya lupa, tol Suramadu juga gratis.

Semua itu memberikan keyakinan bagi warga Madura, bahwa Jokowi harus memimpin Indonesia satu kali lagi. Dalam bahasa Maduranya, Jokowi "pole".

Memang, Jokowi difitnah melalui media sosial melalui isu PKI, anti-Islam, dan anti-ulama. Isu ini, menurut saya hanya isu murahan, karena faktanya Jokowi menggaet cawapres dari kalangan ulama, dan kemarin di Bangkalan didukung oleh para ulama. Belum lagi, Jokowi memberikan bantuan ke berbagai pesantren melalui program pembangunan rusunawa santri.

Jadi, saya haqqul yaqin, warga Madura tidak ingin Jokowi "mole", melainkan ingin agar Jokowi "pole", 01 kali lagi memimpin Indonesia.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
4 hari lalu

Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi di PTUN Dicabut, Ini Alasannya

7 hari lalu

Jokowi Kenang Sosok Eks Mendag Rachmat Gobel: Menteri yang Kerja Keras

8 hari lalu

Tiba di Pengadilan Jakarta Timur, Dokter Tifa Siap Bacakan Eksepsi 37 Halaman

9 hari lalu

Jokowi Siap Penuhi Panggilan Hakim dan Bawa Ijazah Asli ke Persidangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal