Waspada, 5 Modus Penipuan Atas Nama Bea Cukai

Isty Maulidya
Ilustrasi Bea Cukai. (Foto Antara).

"Selanjutnya modus impor barang dari kenalan, untuk modus impor ini berawal dari medsos dan biasanya ada hubugan asmara, rata-rata pelakunya adalah WNA. Mereka memakai shipment palsu, untuk meyakinkan korbannya," katanya.

Pengiriman dalam negeri juga seringkali digunakan pelaku untuk menipu korban, kenyataannya pengiriman dalam negeri bukan termasuk urusan Bea Cukai. Tak hanya itu, para pelaku juga sering mengaku ditahan oleh pihak Bea Cukai dengan alasan tertentu.

"Ada juga modus pengiriman dalam negeri ditahan di Bea Cukai Soetta. Ini jelas bukan tupoksi kami, karena kami mengurus urusan impor," katanya.

Terakhir, para pelaku juga kerap melelang barang-barang yang diakui sebagai barang sitaan. Pelaku menyebar foto barang-barang tersebut di media sosial untuk menarik korban. Padahal pihak Bea Cukai tidak melakukan hal tersebut.

"Modus terakhir lelang barang sitaan. Disebar melalui medsos ada lelang barang sitaan Bea Cukai Soetta, korban diminta mengirim uang untuk ikut lelang," kata Albi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Eks Pejabat Bea Cukai Segera Disidang, KPK Limpahkan Berkas ke Pengadilan

57 tahun lalu

Bea Cukai Ungkap Modus Baju Bekas Ilegal Masuk RI, Diduga dari China hingga Korea

57 tahun lalu

Tempo Scan Buka Suara soal Richard Muljadi yang Ditangkap Kejagung: Tak Punya Keterkaitan Apa pun

57 tahun lalu

Belum Lapor Polisi, Tantri Kotak Masih Tunggu Itikad Baik Terduga Pelaku Penipuan Rp10 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal