WNI Terjangkit Virus Korona Bertambah, Kemlu Terus Berkoordinasi dengan Jepang

Antara
Kapal pesiar Diamond Princess berlabuh di Pelabuhan Yokohama, Jepang, Rabu (19/2/2020). (Foto: AFP)

KBRI Tokyo terus berkoordinasi dengan otoritas Jepang untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan kondisi puluhan WNI tersebut. Kemlu juga telah berhubungan dengan dua agen tenaga kerja yang menangani kontrak kerja para WNI dengan perusahaan pemilik kapal, untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi selama krisis akibat virus korona ini.

Sejak 5 Februari 2020, kapal Diamond Princess dikarantina di pantai Yokohama akibat infeksi virus korona COVID-19. Kapal itu membawa 3.711 orang yang terdiri dari 2.666 penumpang dan 1.045 kru dari 56 negara. Hari ini, proses karantina kapal tersebut resmi berakhir, dan sekitar 500 penumpang yang dites negatif virus korona telah diperbolehkan turun di Pelabuhan Yokohama.

Lebih banyak penumpang dan kru diharapkan bisa turun dari kapal pesiar itu. Sedikitnya 542 penumpang dan kru kapal Diamond Princess dinyatakan terinfeksi virus COVID-19, jumlah kasus terbesar yang dilaporkan di luar daratan China.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
18 jam lalu

Rekor! Jepang Miliki 100.000 Lebih Warga Berusia 100 Tahun ke Atas

7 hari lalu

Bantu Padamkan Karhutla Kalimantan, 350 Pasukan Jepang dan 3 Heli Jumbo Chinook Tiba

8 hari lalu

Heboh! Presiden Putin Putar Pulpen di Meja

9 hari lalu

Asian Games 2026, Prabowo Ingin Lagu Indonesia Raya Berkumandang di Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal