Era Transportasi Otomatis, SDM Indonesia Harus Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Dani M Dahwilani
Memasuki era transportasi otomatis, sumber daya manusia (SDM) harus siap menghadapi Revolusi Industri 4.0. (Foto: Truckers Report)

"Penting dan urgen untuk menaruh perhatian pada sektor pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan kewirausahaan, selain pembenahan-pembenahan struktural pada ekosistem politik, riset dan reproduksi pengetahuan, ekonomi, penegakan hukum, dan keuangan," kata Ari.

Ari mengutip dari hasil survei LinkedIn, minat perusahaan terhadap tenaga kerja yang memiliki keahlian big data dan coding cukup tinggi dan cepat perkembangannya. Sayang, suplai tenaga kerja dengan kriteria tersebut masih minim.

Ketidaksiapan tenaga kerja lokal dengan kebutuhan industri, dinilai mengkhawatirkan karena dapat berdampak pada daya saing industri Indonesia dengan negara lain.

Merujuk pada laporan World Economic Forum (WEF) 2016, dunia industri sedang beralih menggunakan rekayasa inteligen, mesin belajar, transportasi otomatis, dan robotik pintar yang akan mendominasi proses produksi pada 2020.

"Beberapa industri menjadikan teknologi cloud dan mobile internet sebagai fokus model bisnis mereka di masa depan. Disusul teknologi pemrosesan data dan penggunaan big data ke dalam proses produksi," ujar Ari.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Belajar dari China, Kampus Didorong Lahirkan Inovasi Kendaraan Listrik

4 hari lalu

Mobil Listrik Jadi Momentum Indonesia Kejar Ketinggalan di Industri Otomotif

4 hari lalu

Moeldoko Peringatkan Indonesia Jangan Cuma Jadi Pasar Kendaraan Listrik Asing

12 hari lalu

30 Mobil Listrik Wuling Mitra EV Disulap Jadi Kendaraan Logistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal