Krisis Semikonduktor, Terungkap Mobil Listrik Butuh 10.000 Chip Dibandingkan Kendaraan Biasa

Dani M Dahwilani
Krisis chip semikonduktor dialami perusahaan teknologi di seluruh dunia, termasuk otomotif yang berimbas produksi jendaraan terhambat. (Foto: Reuters)

Dia menyebutkan pihaknya mendorong pengembangan chip semikonduktor. Saat ini produksi chip semikonduktor dikuasai dua negara, Taiwan dan Belanda.

Yohanes Nangoi mengungkapkan pihaknya telah menyampaikan masalah ini kepada pemerintah. Di mana saat ini banyak faktor yang memberikan tekanan kepada pelaku industri otomotif.

"Pertama, kenaikan bahan bakar minyak yang luar biasa tinggi, ini berimbas pada bahan baku tinggi. Kedua, krisis chip semikonduktor menyebabkan produksi kendaraan terhambat," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
5 hari lalu

Agrinas Ungkap Harga Mobil Produksi Dalam Negeri 25 Persen Lebih Mahal dari India, Begini Kata Gaikindo

Mobil
6 hari lalu

Butuh 100.500 Unit, Bos Agrinas Sebut Pabrikan Dalam Negeri Hanya Sanggup 45.000 Mobil Pikap

Mobil
6 hari lalu

Impor 105.000 Mobil Pikap dari India, Bagaimana dengan Bengkel dan Sparepart jika Rusak?

Mobil
7 hari lalu

Impor 105.000 Mobil Pikap dari India Akhirnya Ditunda, Gaikindo: Industri Dalam Negeri Mampu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal