Alasan GM, Ford dan Stellantis Tolak Mobil China Masuk Amerika

Dani M Dahwilani
General Motors (GM), Ford, dan Stellantis menolak gagasan Presiden Donald Trump membuka peluang bagi produsen mobil China membangun pabrik di AS. (Foto: GM)

JAKARTA, iNews.id - General Motors (GM), Ford, dan Stellantis menolak gagasan Presiden Donald Trump membuka peluang bagi produsen mobil China membangun pabrik di Amerika Serikat (AS). Ketiga produsen otomotif besar Detroit tersebut khawatir persaingan dengan perusahaan China tidak berlangsung dalam kondisi setara.

Penolakan itu disampaikan melalui American Automotive Policy Council (AAPC), kelompok lobi yang mewakili tiga produsen otomotif besar Detroit di Washington. Mereka menilai produsen mobil China memiliki sejumlah keuntungan yang tidak dimiliki perusahaan otomotif Amerika.

Presiden AAPC Matt Blunt mengatakan produsen mobil China memperoleh keuntungan dari subsidi negara, manipulasi mata uang, serta berbagai keuntungan non-pasar lainnya.

Menurut Blunt, masuknya produsen China ke AS tanpa mengatasi keuntungan tersebut berpotensi merugikan produsen mobil domestik, pekerja, dan konsumen Amerika.

Sebelumnya, Trump menyatakan terbuka terhadap produsen mobil China yang ingin membangun pabrik di AS. Syaratnya, perusahaan tersebut harus memproduksi kendaraan di Amerika dan mempekerjakan pekerja AS.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
25 hari lalu

Hyundai Siap Penuhi TKDN 60 Persen, Sudah Investasi Rp50 Triliun

25 hari lalu

CEO Bugatti Sindir Strategi Produsen Mobil Eropa, Tak Perlu Tiru China

1 bulan lalu

Tak Gentar Diserbu Mobil China, 55 Persen Konsumen Daihatsu Ternyata di Daerah

1 bulan lalu

Dikepung Mobil China, Daihatsu Fokus Garap Pembeli Kendaraan Pertama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal