Alasan Konsumen Indonesia Kepincut Mobil China, Imingi Fitur dan Teknologi Baru

Dani M Dahwilani
Studi Vero dan WeBridge mengungkapkan konsumen Indonesia tertarik produk China karena harga terjangkau, desain inovatif dan fitur pintar. (Foto: Dok iNews.id)

Efisiensi dalam berkendara menyumbang 28 persen dari percakapan online. Sementara mobilitas dan kenyamanan menyumbang 15 persen, menyoroti semakin pentingnya pilihan transportasi yang dipersonalisasi di kalangan konsumen Indonesia. 

Konsumen di Indonesia merasa biaya kepemilikan mobil yang tinggi (38 persen) dan kurangnya infrastruktur (21 persen) menjadi penghalang untuk membeli mobil. Meskipun masyarakat Indonesia menilai memiliki mobil adalah untuk kenyamanan berkendara, 17 persen menyatakan kemacetan lalu lintas menjadi kendala utama. 

Bagaimana merek-merek mobil China dapat menempati posisi terdepan di pasar otomotif Indonesia? "Merek kendaraan listrik China dapat memperkuat kampanye mereka di Indonesia melalui pesan keberlanjutan yang otentik, dengan menyoroti tujuan mobilitas ramah lingkungan di Indonesia dan manfaat lingkungan dari peralihan ke kendaraan listrik," kata Vero Vice President IMC Consulting, Quang Do.

"Mereka dapat menarik perhatian konsumen terhadap keberlanjutan dengan mempromosikan EV sebagai penanda gaya hidup modern, bukan hanya sebagai tren sesaat, terutama karena Indonesia dianggap sebagai salah satu penghasil emisi karbon terbesar di kawasan ini. Merek-merek China juga dapat menggali lebih dalam untuk mengatasi masalah konsumen dalam adopsi kendaraan listrik, seperti infrastruktur pengisian daya dan sistem penukaran baterai yang nyaman," ujarnya.

Dzikri Sabillah Anwar (Chiki), senior PR executive Vero menyebutkan penting bagi merek-merek mobil China untuk terus memperluas daya tarik mereka melalui kemitraan strategis dengan para influencer, media terkemuka, dan pemimpin industri lain di Indonesia. 

"Merek-merek mobil China dapat meningkatkan visibilitas mereka dengan berpartisipasi dalam berbagai pameran besar atau menyelenggarakan acara-acara yang menawarkan kesempatan untuk mencoba mobil dan berinteraksi dengan perwakilan merek. Inisiatif offline ini membawa merek-merek tersebut berinteraksi secara langsung dengan audiens target mereka dan memberikan wawasan yang tak ternilai ke dalam perilaku konsumen," kata Chiki. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mobil Hybrid China Serbu Indonesia, Toyota: Segmen Kami Beda

2 hari lalu

Trump Buka Peluang Mobil China Masuk Amerika, Syaratnya Produksi di AS

5 hari lalu

15 Mobil Terlaris di Indonesia Agustus 2026, Mobil Listrik Kembali Merajai

8 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal