Selain menciptakan teknologi baru, riset juga perlu diarahkan untuk membuat kendaraan listrik lebih efisien dan terjangkau. Menurut Stella, efisiensi menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan motor dan mobil listrik karena berkaitan dengan biaya produksi serta kemampuan produk menjangkau konsumen.
“Di dalam EV, efisiensi adalah segalanya. Tanpa efisiensi, tidak akan kita bisa membuat motor dan mobil listrik yang murah, yang bisa dijangkau oleh masyarakat,” kata Stella.
Keterjangkauan harga menjadi salah satu tantangan dalam memperluas penggunaan kendaraan listrik. Jika harganya masih sulit bersaing dengan kendaraan berbahan bakar minyak, peralihan masyarakat menuju kendaraan listrik akan menghadapi kendala.
Sebab itu, Stella menekankan pentingnya riset yang tidak hanya menghasilkan inovasi di atas kertas, tetapi juga mampu melahirkan teknologi efisien dan dapat dikembangkan dalam skala industri. Dengan demikian, perguruan tinggi diharapkan berperan dalam memperkuat daya saing industri kendaraan listrik Indonesia.