Belajar dari China, Kampus Didorong Lahirkan Inovasi Kendaraan Listrik

Mei Sada Sirait
Indonesia perlu belajar dari China yang berhasil mengembangkan industri kendaraan listrik melalui proses panjang, bukan secara instan. (Foto: Dok iNews)

Selain menciptakan teknologi baru, riset juga perlu diarahkan untuk membuat kendaraan listrik lebih efisien dan terjangkau. Menurut Stella, efisiensi menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan motor dan mobil listrik karena berkaitan dengan biaya produksi serta kemampuan produk menjangkau konsumen.

“Di dalam EV, efisiensi adalah segalanya. Tanpa efisiensi, tidak akan kita bisa membuat motor dan mobil listrik yang murah, yang bisa dijangkau oleh masyarakat,” kata Stella.

Keterjangkauan harga menjadi salah satu tantangan dalam memperluas penggunaan kendaraan listrik. Jika harganya masih sulit bersaing dengan kendaraan berbahan bakar minyak, peralihan masyarakat menuju kendaraan listrik akan menghadapi kendala.

Sebab itu, Stella menekankan pentingnya riset yang tidak hanya menghasilkan inovasi di atas kertas, tetapi juga mampu melahirkan teknologi efisien dan dapat dikembangkan dalam skala industri. Dengan demikian, perguruan tinggi diharapkan berperan dalam memperkuat daya saing industri kendaraan listrik Indonesia.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
23 jam lalu

Mobil Listrik Jadi Momentum Indonesia Kejar Ketinggalan di Industri Otomotif

23 jam lalu

Moeldoko Peringatkan Indonesia Jangan Cuma Jadi Pasar Kendaraan Listrik Asing

2 hari lalu

Kia Buka Pemesanan Mobil Listrik Carens EV, Intip Bocoran Harga dan Spesifikasinya 

3 hari lalu

Sopir Mobil Listrik Ngaku Melamun dan Ngantuk saat Tabrak 4 Kendaraan dan Lindas Pengemudi Ojol

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal