Bobot Lebih Berat dari Kendaraan Biasa, Mobil Listrik Rusak Jalan di China 

Dani M Dahwilani
Ledakan penjualan SUV dan MPV listrik berbobot hingga tiga ton membuat kerusakan jalan di China meningkat. (Foto: Ilustras/AI)

Tak hanya itu, pembebasan pajak tahunan kendaraan dan kapal untuk kendaraan listrik murni maupun plug-in hybrid (PHEV) juga akan dihapus secara bertahap.

Sejumlah daerah bahkan telah melakukan uji coba sistem baru. Provinsi Hainan, misalnya, menjalankan program percontohan yang memanfaatkan teknologi navigasi satelit untuk melacak pergerakan kendaraan. Data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai dasar penerapan pajak berdasarkan jarak tempuh yang disesuaikan dengan jenis dan kelas kendaraan.

Pemerintah China juga berupaya menekan tren kendaraan yang semakin besar. Regulasi mengenai konsumsi energi kini memberikan penalti terhadap mobil penumpang yang memiliki bobot terlalu berat.

Kebijakan tersebut diharapkan mendorong produsen mengembangkan kendaraan yang lebih ringan melalui penggunaan material modern dan desain aerodinamis, bukan sekadar memasang baterai berkapasitas lebih besar untuk meningkatkan jarak tempuh.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Penjualan EV Makin Ketat, Intip Deretan Mobil Listrik Terlaris di China Agustus 2026

11 hari lalu

Geely Kembangkan Pengisian Mobil Listrik Super Cepat, 10-80 Persen Hanya 5,5 Menit

15 hari lalu

Mobil Listrik Nevo QO5 Diproduksi Lokal, Distribusi Ditargetkan September 2026

16 hari lalu

Menguji Changan Nevo Q05 di Jalan Pekotaan Padat, Intip Fitur dan Teknologinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal