Bus Pariwista Alami Rem Blong di Bromo Tewaskan 8 Orang, Status KIR Masih Aktif

Muhamad Fadli Ramadan
Bus maut di Bromo rutin melakukan uji berkala atau KIR di Dishub Kabupaten Jember dan mendapat status lolos uji berlaku sampai 4 Maret 2026. (Foto: Dok iNews)

"Hampir semua pengguna membuat itinerary perjalanan sungguh tidak manusiawi. Aktivitas dari pagi hingga sore untuk berwisata, kemudian malamnya berada di jalan untuk pulang," kata Djoko dalam keterangan persnya.

Djoko mengatakan tidak ada tempat istirahat memadai untuk pengemudi bus pariwisata di lokasi wisata. Hal ini membuat kondisi fisik pengemudi tidak sempurna saat kembali melakukan perjalanan sehingga kerap terjadi kecelakaan.

"Kalaupun ada waktu istirahat, hampir semuanya tidak ada yang memberi pengemudi tempat istirahat memadai. Peserta wisata tidur di hotel, pengemudi tidur di bus. Inilah yang memicu sering terjadinya kecelakaan bus wisata," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
11 hari lalu

4 Orang Gugur saat Padamkan Karhutla Bromo, DPR: Evaluasi Prosedur Keselamatan!

13 hari lalu

4 Petugas Tewas saat Padamkan Karhutla di Bromo Jatim, Ini Kronologinya

23 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 14 Kendaraan di Tol Cipularang, Diduga akibat Truk Rem Blong

3 bulan lalu

Pratikno Ungkap Kondisi Terkini Karhutla Bromo: Tersisa 2 Titik Api dari 34

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal