Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, BYD juga memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai bagian penting dalam rantai produksi dan ekspor perusahaan di kawasan ASEAN.
"Build in Indonesia for Indonesia dan juga ekspor untuk Indonesia. Kami juga berharap kami menjadi merek Indonesia," katanya.
Eagle menambahkan, BYD tidak hanya akan memproduksi model yang sudah ada di fasilitas tersebut, yakni Atto 1 dan BYD M6. Perusahaan juga berencana menghadirkan produk dan jajaran kendaraan baru dari pabrik Subang baik merek BYD maupun Denza.
"Kami juga berencana akan terus melahirkan produk-produk baru dan juga jajaran produk baru dari pabrik ini, baik untuk di BYD dan juga Denza," ujarnya.