Dibanderol Miliar Rupiah, Merawat McLaren Berbeda dengan Mobil Jepang

Tangguh Yudha
Teknisi mengungkapkan merawat mobil Eropa seperti McLaren membutuhkan jam terbang tinggi untuk menanganinya. (Foto: Tangguh Yudha)

Chandra menilai merawat mobil Eropa seperti McLaren membutuhkan jam terbang tinggi untuk menanganinya. Dia mengaku sebelum resmi menjadi teknisi, ada beberapa tahap pelatihan yang harus dijalani.

"Sebelumnya saya teknisi di Mercedes. Walaupun sama-sama pabrikan Eropa, saat pindah ke McLaren tetap mendapat training khusus di Singapura. Pelatihannya itu running terus, update terus modulnya," ujar Chandra.

"Intinya kami mendapat pembekalan karena memang perawatannya berbeda dengan mobil Jepang. Tidak sembarangan untuk menangani mobil seperti McLaren," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
9 hari lalu

Kembangkan Teknologi Performa Tinggi, Motul Kolaborasi McLaren Racing

Mobil
1 bulan lalu

Runtuhkan Dominasi Jepang, China Rajai Penjualan Mobil di Dunia pada 2025

Mobil
2 bulan lalu

Pangsa Pasar Mobil Jepang Turun, Mazda Akui Ikut Terkoreksi

Mobil
5 bulan lalu

Kembangkan Mobil Balap F1, McLaren Kolaborasi Motul Mulai Musim 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal